Penyuluh Pertanian Kabupaten Pandeglang Gelar Jambore Tahunan

Pandeglang, JAPOS.CO – Seluruh penyuluh pertanian di Kabupaten Pandeglang menggelar acara jambore. Pada tahun 2018 ini gelaran acara jambore diadakan di Bumi Perkemahan Karibea Krakatau Jl. Raya Labuan – Panimbang, DesaTegal Papak, Kecamatan Pagelaran pada Selasa (4/12).

Dalam acara digelar pertunjukan  pencak silat yang merupakan seni budaya asli daerah, lomba tumpeng dan pembagian hadiah juara film pendek yang pesertanya diikuti oleh sekolah tingkat menengah dan kejuruan, serta acara kemah bersama pada Rabu (5/12).

Jambore kali ini turut hadir Bupati Pandeglang Irna Narulita yang didampingi suaminya Dimyati Natakusumah Caleg DPR Pusat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Banten.

Tak hanya Bupati dan suaminya, Dinas Pertanian Pandeglang, BPTP Provinsi Banten, Bank BJB Pandeglang, Muspika Pagelaran, PPL, Korluh, Gapoktan, Poktan, para petani dan lainnya yang tentunya mempunyai keterkaitan dengan unsur pertanian dan dari peserta (Sekolah -red) pemenang lomba film pendek yang diadakan Dinas pertanian.

Pada sesi pembukaan acara jambore, ketua panitia mengatakan penyuluh pertanian adalah motivator dalam pelaksanaannya, penyuluh juga merupakan ruang belajar yang tidak terikat dengan tempat, waktu dan usia, bersifat non formal dan kegiatan penyuluh merupakan media informasi, tekhnologi sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia. Tema kegiatan kali ini adalah “Dengan Jambore Penyuluh Kita Tingkatkan Jiwa Korsa, Loyalitas, Profesional Penyuluh Pertanian”.

Sambung ketua panitia, kami (penyuluh) memohon agar para penyuluh lebih banyak lagi di angkat PNS atau ASN, juga penambahan anggaran untuk fisik maupun non fisik sebagai penunjang operasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pandeglang, Budi mengatakan progres Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang ke depan adalah membuat pusat pelatihan agro bisnis, membuat kawasan agro bisnis dan membangun pasar agro bisnis. Kita berikhtiar mewujudkan itu untuk meningkatkan produktifitas unggul sektor pertanian juga peternakan.

“Ternyata dibawah kepemimpinan bupati dan kerja sama semua pihak, kita mendapatkan 6 penghargaan bidang pertanian tingkat propinsi. Oleh siapa lagi memajukan sektor pertanian ini kalau bukan kita, karena sektor pertanian Kabupaten Pandeglang untuk menggerakan sepertiga sektor ekonomi keseluruhan,” imbuhnya.

Sementara itu,  Irna Narulita Bupati Pandeglang menekankan agar peluang jangan diberikan kepada kabupaten lain, produksi tidak hanya di hulu tapi produksi bisa produksi sampe ke hilir.

“Peluang jangan kita berikan pada kabupaten lain. Tidak hanya memproduksi di hulu saja tetapi kita bisa produksi sampe ke hilir dengan kerja keras bapak ibu sekalian para kordinator, penyuluh THL, petani, Gapoktan, KTNA dan stakeholder  lainnya yang hadir pada hari ini. Akhirnya semua swasta berduyun – duyun ke Pandeglang dan sekarang kita punya pabrik PT Salim Group Indofood terbesar masuk ke Pandeglang, lalu nanti juga ada pasar bisnisnya untuk mereka, karena berkat kesungguhan para petani pajale, para petani horti eksportir masuk ke Pandeglang dan januari kita akan eksport manggis ke china. Kalau untuk produksi jagung, kedelai sudah diandalkan di tingkat nasional, pertahankan.  Begitu juga di produksi holtikultura yang berlimpah ini harus bisa kita manfaatkan. Saya memimpin Pandeglang gak setengah hati tidak juga punya mental tempe. Saya ingin memperjuangkan bagaimana nama baik kabupaten Pandeglang yang notabenenya kota santri kota ulama, tetapi di sektor pertaniannya para pahlawan pangannya berjuang untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Irna.

Setelah acara ceremonial pembukaan jambore penyuluh resmi di buka, Bupati langsung meninjau lokasi perkemahan dan berkeliling ke tiap tenda sambil berbincang dan foto bersama dengan para peserta jambore. (Yan/Na2)

 

 

 

 

 387 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *