CV Linang Jaya Diduga Kirim Barang Material Tak Sesuai RAB

Pandeglang, Japos.co – Desa Labuan, Kecamatan Labuan merupakan salah satu Desa yang mendapatkan program rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pandeglang dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman ( DPRKP ) Provinsi Banten tahun anggaran 2018.

Sebanyak 30 unit RTLH yang tersebar dibeberapa titik di lokasi kampung, diantaranya Ciateul, Kp. Baru, Karabohong, Kebon Cau, Muncang, Kp. Sawah dl,l nyatanya diduga dikirim barang material rijek dan kurang bagus oleh CV Linang Jaya selaku perusahaan pemenang tender untuk pengadaan barang material di Desa Labuan.

Hasil pantauan Japos.co di lokasi, beberapa kampung yang mendapatkan program RTLH banyak sekali ditemukan ke janggalan. Secara kasat mata terlihat jelas barang material yang di kirim CV Linang Jaya ke penerima RTLH di Desa Labuan jelek dan di sinyalir merupakan barang – barang rijek. Mulai dari hebel yang belah juga hancur, bambu – bambu berukuran kecil tidak layak untuk penahan genting atau usuk melainkan untuk nyodok buah – buahan dan cocok untuk masang umbul – umbul atau bendera, pasirnya jenis pasir lingkar terlihat banyak bebatuan, kusen pintu dan jendela dari kayu kelapa muda terlihat keropos, ditambah lagi besi untuk slubnya besi banci, semen diberikan berisi 40 kg, bukan 50 kg diduga semua barang materialnya tak sesuai dengan RAB.

Saat Japos.co menanyakan ke para warga penerima RTLH tak sedikit dari mereka yang merasa mengeluh kecewa dan membenarkan bahwa barang – barang material yang diterimanya tidak bagus dan  jelek.

“Kurang layak untuk bangunan rumah, bambu nya saja ukurannya kecil – kecil, kayu untuk panglari (gording dan jurai) saja kami ngambilnya di selter deket Pasar Labuan karena diturunkan di lokasi,” tutur warga.

Namun sayangnya, baik pemilik CV Linang Jaya, pelaksana, konsultan pengawas sampai detik ini tidak pernah ke lokasi dan ketika di konfirmasi tidak memberikan jawaban yang jelas dan DPRKP Provinsi Banten tidak mau tahu. (Na2)

 325 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *