Ketua Dewan Pembina Unta 45 : Mana Mungkin Rakyat Pandai Kalau Dunia Pendidikanya Rusak

Jakarta, JAPOS.CO – Mana mungkin rakyat pandai kalau dunia pendidikannya rusak. Demikian dikatakan  Rudyono Darsono Ketua Dewan Pembina Unta 45 saat diwawancara wartawan Japos.co diruang kerjanya.\

“Jangan berharap indonesia yang adil dan sejahtera.tanpa pendidikan yang baik dan benar, bangsa ini hanya menjadi budak di negerinya sendiri. Dugaan kolaborasi oknum penegak hukum dengan terdakwa penipu dan penggelapan Tedja Widjaja. Jual beli hukum yang terjadi pada kasus ini telah menghancurkan sendi-sendi keluhuran para pendidik dan akademisi uta’45 yang selalu mencoba hidup benar, namun ternyata tidak bisa. Tidak mampu niat luhur kami, menembus sistem yang korup ini. Sistem yang korup dan busuk membuat semua jadi bejad,” lanjutnya.

Dia mengharapkan agar para pemangku kekuasaan dapat bersikap adil. “Diharapkan para  pemangku kekuasaan dapat bersikap adil, tidak cuek dan jadi pemimpin yang bisu tuli terhadap permasalahan dunia pendidikan. Jadi pemimpin jangan jadi penakut, yang salah ya harus salah, yang benar jangan dianiaya, siapapun itu. Pembuktian harus terbuka, pemimpin jangan jadi pecundang karena takut hilang jabatan,” tegasnya.

“Bangsa ini membutuhkan leader yang mampu memimpin, bukan pemimpin yang hanya jual tampang dan jualan omong serta janji-janji,” tutup Rudyono Darsono

Ketua Dewan Pembina Uta’45 Jakarta. (Yusuf)

 206 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *