IPB Bersinergi dengan LSP Menbiska Nusantara Melaksanakan Uji Kompetensi Pendamping Kewirausahaan Yang Diikuti 26 Perguruan Tinggi di Indonesia

Bogor, JAPOS.CO – Pelatihan dan Uji Kompetensi Pendamping Kewirausahaan Industri pesertanya terdiri dari  26 Perguruan Tinggi di Indonesia diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan (Menbiska) Nusantara Jakarta, di Hotel Asana Grand Pangrango Bogor, Selasa (27/11/18).

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F. sebagai Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi menyatakan bahwa salah satu misi IPB adalah menyiapkan insan terdidik yang unggul, profesional, dan berkarakter kewirausahaan di bidang pertanian, kelautan, dan biosainstropika. Kewirausahaan menjadi tren di dunia usaha saat ini.

Lanjut dia, peran kewirausahaan sangat besar dan menjadi bagian utama perekonomian di Indonesia. Menurutnya, sebagai Perguruan Tinggi, dosen merupakan pilar utama dalam pengembangan kewirausahaan. Dosen sebagai entrepreneurship coaching harus memiliki dasar kompetensi di bidang pendamping kewirausahaan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) No. 53/2014 tentang kewirausahaan industri. Dosen yang mempunyai pengetahuan dan pemahaman kewirausahaan akan dapat membimbing mahasiswa dalam menginisiasi dan mengembangkan usahanya, sehingga terjadi proses akselerasi pertumbuhan wirausaha baru. Hal ini bagian dari Perguruan Tinggi dalam membantu pemerintah pada program kewirausahaan serta membuka peluang usaha dan mengurangi pengangguran.

Sementara itu, Kepala P2SDM Dr. Ir. Amiruddin Saleh, MS menyampaikan bahwa setelah mengikuti program ini diharapkan kemampuan dosen meningkat dalam pengetahuan dan pemahaman pada program kewirausahaan yang telah ada, seperti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK), Program IPTEK bagi Inovasi dan kreativitas pemula berbasis teknologi yang berperan dalam proses percepatan lahirnya wirausaha baru berbasis IPTEK dalam mendukung Knowledge Economic Based.

Labih jauh dikatakannya, topik dalam pelatihan ini antara lain bagaimana menumbuhkan motivasi berwirausaha dikalangan mahasiswa, karakteristik dan proses tumbuh kembangnya suatu usaha, membangun ekosistem kewirausahaan di PT Entrepreneurship Coaching dalam membentuk karakter pendamping kewirausahaan yang handal, serta proses inovasi dan HAKI dalam perspektif pasar.

Menurut Dr. Wier Ritonga, SE MM sebagai Direktur LSP Menbiska Nusantara menyatakan bahwa peserta akan mengikuti uji kompetensi sebagai pendamping kewirausahaan pada hari ketiga.

“Kegiatan ini diawali dengan pelatihan oleh P2SDM LPPM IPB dengan10 unit skema pendamping  kewirausahaan  sesuai Standar Kompetesi Kerja Nasonal Indonesia (SKKNI) selama dua hari, yakni 27 – 28 November 2018 dan diadakan uji kompetensi pada Assesor LSP Menbiska yang berlisensi dari Badan Nasional Serfifikasi Profesi (BNSP),” paparnya.

“Dalam  metode uji kompetensi dimulai dari test tertulis atas 10 unit skema, observasi atas unit skema pendamping kewirausahaan yang dilanjutkan dengan tes lisan. Peserta uji kompetensi ini adalah dosen yang ditugaskan oleh Perguruan Tinggi dalam pendampingan kewirausahaan di PerguruanTinggi,” lanjutnya.

Peserta diikuti oleh beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, diantaranya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Universitas Darma Persada Jakarta, STIE Indonesia Banking  School, Enterpreneurship President University, IPB, Univeritas Surya Kencana Cianjur, UNINUS Bandung, Universitas Garut, UGM, UII Yogyakarta, UMY, Universitas PGRI Madiun, UNS, Universitas Jember, Universitas Pendidikan Ganesha Bali, STIE Triatma Mulya Bali, Universitas Khairun Ternate, UNP Sumbar, Universitas Dharma Andalas Padang, Universitas Muhammadiyah Sumbar, STKIP PGRI Sumbar, Universitas Muhammadiyah Sumut, Universitas Medan Area, UIN Antasari Banjarmasin, Universitas Samawa Sumbawa Barat, Politeknik Negeri Media Kreatif.

Hadir sebagai pembicara pada kegiatan ini Dr Abdul Basith Achmad (ABA) Motivator Nasional dan Pendamping Inkubator Dr. Burhanuddin Dosen Agribisnis IPB dan  Praktisi Kewirausahaan Risky Irawan Entrepreneurship Coaching serta Praktisi Drs Suwiryo Cokro, SE MM pelaku dan Konsultan Kuliner.

Sebagi informasi, dengan bersinerginya IPB dengan LSP Menbiska Nusantara melaksanakan Uji Kompetensi Pendamping Kewirausahaan, diharapkan bagi Perguruan Tinggi lainnya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silahkan dapat  menghubungi Tintin Sarianti, SP MM Kepala Divisi Pelatihan dan Diseminasi Teknologi Pusat Pengembangan SDM LPPM IPB www.p2sdm.ipb.ac.id. (Syaiful Bahri R)

 

 857 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *