Niat Jahat Oknum Petugas PLN Bantaeng Terbongkar

Bantaeng, JAPOS.CO – ST Arwati  (55) bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Kelurahan Lamalaka, Kabupaten Bantaeng  merasa  ada yang janggal dengan petugas PLN Ranting Bantaeng .

“Tidak ada tunggakan karena di bulan Oktober saya sudah melunasinya tetapi saya ditagih lagi. Saya kaget ada oknum petugas PLN bernama  Dirham mendatangi kantor saya di Kelurahan Lamalaka  untuk menagi tagihan listrik itu, saya dituduh tidak membayar listrik selama dua bulan,” kata Arwati Senin (26/11/ 18).

Arwati menceritakan pada Senin (26/11/18) satu orang petugas PLN mendatangi kantornya dengan alasan memeriksa kondisi meteran listrik kantor Kelurahan Lamalaka.

Saat itu dia sedang  bekerja  besama rekan kerjanya sekitar pukul 11:00. Tiba-tiba petugas PLN Dirham dengan menunjukan gaya arogan mengatakan pembayaran listrik rumah saya sudah dua bulan belum dibayar.

Arwati lantas meminta ke petugas PLN tersebut untuk menunjukkan surat teguran dari pihak PLN yang mana berita acaranya membenarkan bahwa adanya tagihan listrik yang menunggak selama dua bulan dan surat itu juga menjadi  surat teguran dari kantor PLN Ranting Bantaeng.

“Karena tidak dapat menunjukan surat tersebut, akhirnya petugas PLN buru-buru,” kata Arwati.Sekitar pukul 17: 30 sore akhirnya Arwati langsung mendatangi loket resmi PLN di Jl. Elang Kabupaten Bantaeng untuk menanyakan tagihan listrik rumahnya.

Ketika sampai di Loket PLN tersebut, Arwati akhirnya tahu bawah pembayaran rekening listrik rumahnya hanya satu bulan dan itu hanya di bukan November sebesar Rp.415.000.

“Tuduhan dari Petugas PLN itu bilang dua bulan menungga itu  tidak benar,” kata Kasir loket pembayaran listrik PLN.

“Tagihan ibu hanya satu bulan, diduga Dirham tidak melihat aplikasinya PLN terlebih dahulu, lalu pergi menagih ke pelanggan PLN,” ujar kasir tersebut yang juga bekerja di Kantor PLN Ranting Bantaeng.

Karena merasa dipermalukan dihadapan orang banyak (Rekan kerjanya), Arwati mengatakan akan menemui manager PLN Ranting Bantaeng.

“Tuduhan itu tidak benar, saya akan temui manager PLN Ranting  Bantaeng ,” ungkap Arwati.

Arwati di temani suaminya mendatangi PLN Ranting Bantaeng dan menemui managernya Rhamadani Wibisono dengan menunjukkan hasil pembayaranya rekening  listrik guna membuktikan kalau dia tidak mempunyai tunggakan listrik selama dua bulan.

Atas hal itu, manager PLN meminta maaf atas perlakuan anak buahnya, yakni Dirham.

“Atas nama pimpinan PLN Bantaeng sekali lagi mohon maaf, anak buah saya memang  tidak beretika, tidak sopan. Pelanggan tidak boleh ditagih di kantornya atau di temapat kerjanya. Saya  Tidak mebenarkan cara seperti itu, besok saya akan kumpulkan semua petugas penagih rekening listrik PLN,” tegas Kepala Manager  PLN Ranting Bantaeng  Rhamadani Wibisono di ruangan kejanya,  Senin (27/11) sekitar pukul 19:00 WITA. (Mudahri)

 505 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *