Dinas PU Tutup Mata, Jalan Baypas Desa Sidorukun Sering Memakan Korban

Labuhanbatu,  JAPOS.CO – Jl. Baypas Negeri Lama yang sering disebut Jl. Baru Desa Sidorukun, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara rusak dan berlobang yang kerab mengakibatkan mobil truk angkutan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit terbalik.

Menurut pengakuan Masyarakat Sidorukun Gantol (55) menyampaikan,”Hampir setiap minggu ada mobil angkutan kelapa sawit yang terbalik disini. Kami pun heran, apa pemerintah tidak tahu kalau kondisi jalan ini sudah sering memakan korban,” jelas Gantol, (28/11/2018).

Gantol juga mengaku kalau selama ini kami masyarkat di wilayah tersebut sering bergotongroyong untuk menimbun jalan yang rusak agar tetap bisa dilewati oleh mobil truk angkutan sawit.

“Tetapi terakhir kami ditangkap Polsek Bilah Hulu dan dituduh kami melakukan pungli, padahal supir itu yang memberi dua ribu rupiah dan kami tidak pernah memaksa mereka. Mulai dari kami ditangkap itulah, tidak mau lagi bergotongroyong,” jelas Gantol.

Parsono (60) warga Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu (28/11/2018) menyampaikan ,”Sekarang serba susah masyarakat ini pak, kayak kejadian ini sudah puluhan tahun pemerintah tidak melakukan perawatan jalan baypas ini. Kalau Masyarakat melakukan perbaikan malah ditangkap polisi dan dituduh pungli, kalau tidak diperbaiki masyarakat juga yang rugi. Selama dua bulan ini hampir setiap minggu ada mobil anglutan buah yang terbalik  disini,” jelas Parsono.

Mantan DPRD Labuhanbatu Ingan Malem (50) yang tinggal tidak jauh dari lokasi tersebut menyampaikan bahwa semasa dia bertugas di DPRD Labuhanbatu Jl. Baypas yang melalui Desa Sudorukun telah ditetapkan statusnya menjadi jalan Kabupaten.

“Tetapi kita heran juga, kenapa PU Binarmarga atau PUPR tidak pernah melakukan perbaikan atas jalan tersebut  sampai rusak parah dan memakan korban seperti ini,” kata Ingan Malem.

Ketua PAC LSM Penjara Kecamatan Pangkatan Suhadi (38) menyampaikan sudah seharusnya Pemerintahan Desa dan Kecamatan menyampaikan kondisi Jl. Baypas ini ke Dinas PU Kabupaten agar segera melakukan perbaikan agar tidak memakan korban lagi.

“Memang kalau korban jiwa tidak ada, tetapi koban materi sudah cukup banyak,” jelas Suhadi.

Ketua PAC LSM Penjara ini juga berharap agar pemerintah jangan hanya gencar menagih pajak kepada masyarakat tetapi harus gencar juga memperhatikan fasilitas yang digunakan masyarakat,  agar ekonomi semakin meningkat dan masyarkat semakin sejahtera.

Terlihat dilapangan tampak satuan lalulintas dari Polsek Bilah Hulu berjaga-jaga untuk mengalihkan kenderaan ke arah Kota Aek Nabara karena Jl. Baypas macet total karena mobil angkutan Kelapa Sawit terbalik dan angkutan yang satunya lagi terpuruk. Sampai pukul 13.00 Wib jalan tersebut belum dapat dilalui. (At) 

 230 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *