Lakukan Orasi, HMI Pertanyakan Keberadaan TP4D Kejari Pandeglang

Pandeglang, JAPOS.CO – Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pandeglang kembali berunjuk rasa pada Kamis (22/11) di depan Kejaksaan Negeri Pandeglang.

Dalam aksinya kali ini, mereka menyoalkan dan mempertanyakan keberadaan Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Pandeglang yang di pandang lemah.

Dalam orasinya, HMI mengatakan TP4D agar mengawasi dan mengamankan kegiatan proyek DPUPR dan menyeret para mafia proyek oknum dinas, kontraktor, konsultan pengawas dan pendamping.

“Pembangunan infrastruktur yang sedang di genjot Pemerintah Daerah Pandeglang dari tahun ketahun mengalami stagnasi kualitas. Ini semua terjadi di semua proyek DPUPR Pandeglang. DPRD komisi III bidang pembangunan terlihat tak berdaya menyikapi persoalan ini. Jika eksekutif dan legislatif lalai, maka harapan terakhir yudikatif dalam hal ini Kejari Pandeglang. Tim TP4D sebagai pengawas independen dibentuk agar penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan dan tata kelola. TP4D harus mampu mengawasi seluruh kegiatan proyek yang bersumber dari APBD sesuai dengan INPRES no 7 tahun 2015. Oleh karena itu, kami HMI Pandeglang menuntut TP4D Kejari Pandeglang untuk mengawasi dan mengamankan kegiatan proyek DPUPR dan mengeluarkan surat rekomendasi untuk memblacklist kontraktor pelaksana, konsultan pemgawas dan pemiliknya untuk tidak melakukan kegiatan jasa kontruksi di tahun anggaran selanjutnya, karena gagal dan jauh dari kualitas dan tidak sesuai RAB,” tegas HMI.

(Na2)

 216 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *