Kejari Pangkalpinang Usut Dugaan Korupsi Proyek Jaringan Internet

Pangkalpinang, JAPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang dikabarkan sedang mengusut kasus dugaan korupsi proyek jaringan internet dilingkungan SKPD Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Hal ini diketahui setelah Jurnalist Jaya Pos mendapat informasi dari salah satu pejabat yang ada di pemerintah Kota pangkalpinang, Kamis (22/11/2018).

“Heboh soal proyek jaringan internet diusut Kejari. Penyidik sudah turun ke kecamatan-kecamatan,” ungkap pejabat itu yang minta namanya untuk tidak dipublikasi.

Terkait dengan hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang RM Ari Prioagung melalui Kasi Intel Leo Jimmy membenarkan jika pihaknya saat ini sedang mengusut kasus dugaan korupsi proyek jaringan internet yang ada dilingkungan SKPD Pemerintah Kota Pangkalpinang.

“Iya, penyidik sedang mengusut dugaan korupsi proyek jaringan internet,” ujar Leo Jimmy melalui sambungan telepon.

Dijelaskan Leo Jimmy, proyek jaringan internet yang sedang di usut masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik Pidsus Kejari Pangkalpinang.

“Masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik pidsus, biarkan penyidik bekerja dulu,” imbuh Leo Jimmy sembari menegaskan bahwa dalam proses penyelidikan sudah banyak pihak-pihak terkait yang sudah dilakukan pemeriksaan termasuk pemeriksaan terhadap saksi ahli.

Untuk diketahui, pada tahun 2014 lalu Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui dinas perhubungan, telekomunikasi dan informatika mendapat kucuran dana daba sebesar Rp.4 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Dana daba sebesar Rp.4 Miliar ini, yakni Rp. 2,2 miliar nya digunakan untuk pembangunan proyek jaringan internet dilingkungan SKPD Kota Pangkalpinang, namun sayangnya hingga sekarang ini proyek jaringan internet tersebut tak jelas manfaat dan keberadaan nya. (Oby)

 217 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *