Aceh Timur Sosialisasi 4 Pilar Wawasan Kebangsaan

Aceh Timur, JAPOS.CO – Dewasa ini, kesadaran akan nilai-nilai wawasan kebangsaan bagi masyarakat dirasakan sudah sangat berkurang pada era globalisasi terutama bagi kaum muda, masyarakat umum atau kaum muda merasa akan kepentingan persatuan dan kesatuan hanya urusan pemerintah bukan masyarakat.

Hal tersebut dibuktikan atas banyaknya konflik antar suku, agama dan golongan yang terjadi di tanah air disertai dengan ketidakkompaknya antar golongan masyarakat itu sendiri.

Hal ini merupakan senjata utama pihak-pihak tertentu atau pihak asing yang tidak menginginkan Indonesia aman dan damai sekaligus memecah-belah antar masyarakat yang beranekaragam suku dan agama, yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, sebab Negara Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 17 ribu pulau lebih dengan memiliki beraneka ragam suku, adat, budaya dan bahasa yang memeluk beraneka ragam agama dan keyakinan.

Beranjak dari hal tersebut, sekaligus untuk mencegah timbulnya konflik diantara masyarakat, suku dan golongan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melakukan sosialisasi empat pilar wawasan kebangsaan bagi para tokoh masyarakat, agama, perempuan, pemuda, perwakilan LSM dan unsur wartawan yang berlangsung selama satu hari bertempat di aula gedung serbaguna Aceh Timur.

Buparti Aceh Timur melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Drs Zahri MAP dalam sambutannya ketika membuka acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan mengatakan, pada hakikatnya isi daripada empat butir pilar kebangsaan ini sebenarnya sudah ada sebelumnya, namun dirangkaikan kembali dalam satu sosialisasi agar anak-anak bangsa tidak melupakan nilai-nilai dasar negara, menanamkan nilai-nilai kebangsaaan, memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara, menanamkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, semangat, kegotong-royongan, kerukunan beragama, suku, ras dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat, membangun akan kesadaran kita semua untuk semakin memahami empat pilar kebangsaan yang merupakan dasar dan acuan bagi kita semua dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara, hidup rukun dan damai dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menambahkan peran semua unsur elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat khususnya dalam menjelaskan arah kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Oleh karenanya, ia mengharapkan kepada seluruh peserta sosialisasi empat pilar kebangsaan agar dapat mengikuti acara ini dengan sunguh-sunguh sehingga nantinya apa yang telah disampaikan oleh para narasumber bisa kembali disosialisasikan kepada masyarakat di sekitarnya.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur Adlinsyah SSos MAP dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menyatukan persepsi  di kalangan tokoh masyarakat guna memahami nilai dari Pancasila serta norma-norma yang tertuang dalam UUD 1945, kebhinekaan suku bangsa dan semangat mencintai NKRI dengan harapan tumbuh kesadaran hidup berbangsa dan bernegara.

Narasumber dalam acara sosialisasi Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro SIK MHum, Dandim 0104 Aceh Timur diwakili Pasitel Lettu CBH Rofingi AS dan unsur akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Negeri Samudra Langsa.(Panjaitan)

 

 289 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *